Wednesday, December 23, 2009

Ilmu Menjadikan Kita Takut Kepada Allah.

Pada hari ini, kita melihat rata-rata umat Islam di negara ini sudah mula berjinak-jinak dengan majlis-majlis ilmu dan ulama. Di masjid-masjid dan surau-surau majlis-majlis pengajian ilmu semakin rancak diadakan. Ia mendapat sambutan yang memberangsangkan dari segenap lapisan masyarakat yang dahagakan ilmu dan pentarbiahan hatta terdapat masjid yang mengadakan majlis pengajian pada setiap malam. Ini suatu perkembangan yang baik kepada peningkatan kualiti umat Islam di negara ini dan agama Islam itu sendiri.

Persoalannya, apakah ilmu yang mereka perolehi ini benar-benar memberikan manfaat dan kesan ke dalam diri mereka?

Ketahuilah, bahawa sebaik-baik ilmu ialah ilmu yang menjelmakan perasaan takut kepada Allah SWT. Iaitu, takut yang disertai perasaan membesarkan Allah dan menumbuhkan amal. Allah SWT telah memuji para ulama melalui firman-Nya:

Sebenarnya yang menaruh bimbang dan takut (melanggar perintah) Allah dari kalangan hamba-hamba-Nya hanyalah orang-orang yang berilmu.

(al-Faatir: 28)

Inilah ilmu yang paling bermanfaat kerana ilmulah yang memandu kita ke jalan akhirat. Kalam hikmah ini diungkapkan oleh Sheikh Ibnu Atoillah al Sakandari r.a dalam Hikamnya yang bertajuk al Hikam al Atoiyyah.

Terbukti, kalam hikmahnya ini telah mampu melunakkan hati yang keras, menenangkan jiwa yang resah, mengekang nafsu yang rakus dan mengajak manusia menyelami hikmah-hikmah di sebalik kejadian Allah SWT. Semoga kita mendapat manfaat daripadanya.

Adapun orang alim yang tidak mempunyai perasaan takut kepada Allah bukanlah orang alim yang sebenarnya.

Lebih-lebih lagi, orang alim yang keinginannya untuk mendapatkan kemewahan dunia, kemegahan dan bersikap takbur dengan ilmunya.

Ilmu sebegini hanya akan menjadi hujah ke atasnya di akhirat kelak dan sebab yang akan mengundang bala dan akibat yang buruk kepadanya.

Umar ibn al Khattab r.a pernah berkata,

"Perkara yang paling aku takuti berlaku terhadap umat ini ialah munculnya orang yang alim pada lisan tetapi jahil pada hati".

Ini bukanlah ciri-ciri pewaris para nabi kerana pewaris para nabi memiliki sifat zuhud terhadap dunia, berminat terhadap akhirat, ikhlas menyampaikan amanah ilmu dan bertakwa.

Orang yang memiliki ilmu yang bermanfaat, tidak memiliki sifat bongkak atau takbur, tidak suka mencaci orang lain, berlapang dada, mudah diajak berbincang dan tidak cepat melatah.

Sahl ibn Abdullah r.a pernah berkata:

"Janganlah kalian memutuskan satu urusan dari urusan-urusan dunia dan agama kecuali setelah berbincang dengan ulama. Maka kesudahannya akan dipuji di sisi Allah SWT".

Abu Muhammad r.a pernah ditanya:

"Wahai Abu Muhammad! Siapakah ulama?" Jawabnya: "Orang-orang yang mengutamakan akhirat daripada dunia dan mengutamakan Allah daripada diri mereka sendiri".

Saidina Umar ibn al Khattab r.a pernah mewasiatkan:

"Berbincanglah mengenai urusanmu dengan orang-orang yang takutkan Allah".

Al Wasiti r.a berkata:

"Manusia yang paling pengasih ialah ulama, kerana perasaan takut mereka kepada Allah dan kebimbangan mereka terhadap apa yang diajar oleh Allah SWT".

Banyak ayat dan hadis yang menyebut tentang kemuliaan ilmu atau ulama. Rasulullah SAW pernah bersabda: "Penuntut ilmu dijamin oleh Allah rezekinya".

Ketahuilah, bahawa ilmu yang diulang-ulang sebutannya di dalam al-Quran dan hadis Nabi SAW ialah ilmu yang bermanfaat yang disertai oleh perasaan takut kepada Allah. Bahkan, ilmu yang bermanfaat juga ialah ilmu yang mampu menguasai nafsu dan mengekang syahwat.

Disebut juga, ilmu yang bermanfaat ialah ilmu yang membantu pemiliknya mentaati Allah, dan berdiri di atas landasan agama Allah.

Sebahagian Salaf berkata:

"Sesiapa yang bertambah ilmunya, maka bertambah jugalah kekhusyukannya (kerendahan hatinya)".

Seorang lelaki bertanya kepada Sheikh Junaid al Baghdadi r.a:

"Apakah ilmu yang paling berguna?" Jawabnya, "Ilmu yang menunjukkan kamu kepada Allah SWT dan menjauhkan kamu daripada menurut hawa nafsumu".

Beliau berkata lagi:

"Ilmu yang bermanfaat ialah ilmu yang menunjukkan pemiliknya kepada sifat tawaduk, sentiasa bermujahadah, menjaga hati, menjaga anggota zahir dari melakukan maksiat, takut kepada Allah, berpaling daripada dunia dan penuntut dunia, menjauhi orang-orang yang mengasihi dunia, meninggalkan apa yang ada di dunia kepada ahli dunia, suka memberi nasihat kepada makhluk, baik perilaku terhadap makhluk, suka duduk bersama golongan fuqara, memuliakan kekasih-

kekasih Allah dan menghadapkan diri kepada apa yang mereka utamakan.

"Apabila orang alim yang mencintai dunia dan ahlinya, dan mengumpulkan dunia melebihi daripada keperluannya, maka dia akan lalai daripada akhirat dan ketaatan kepada Allah mengikut kadar kecintaannya kepada dunia".

Allah SWT berfirman (maksudnya):

Mereka hanya mengetahui perkara yang zahir nyata dari kehidupan dunia sahaja, dan mereka tidak pernah ingat hendak mengambil tahu tentang hari akhirat.

(al-Rum: 7)

Rasulullah SAW bersabda:

"Siapa yang kasihkan dunia, maka dia telah membahayakan akhiratnya dan siapa yang kasihkan akhirat maka dia telah membahayakan dunianya. Justeru ingatlah, utamakanlah suatu yang kekal (akhirat) daripada yang akan rosak binasa (dunia)".

(riwayat Imam Ahmad dan al Hakim)

Fudhail ibn 'Iyadh berkata:

"Orang alim ialah doktor agama dan cinta dunia ialah penyakit agama. Apabila doktor telah memasukkan atau mengheret penyakit ke dalam dirinya, maka bilakah masanya dia boleh mengubati orang lain".

Sesiapa yang ilmunya memandunya kepada menuntut dunia, ketinggian di dalamnya, jawatan dan pandangan makhluk, maka ia adalah ilmu yang tidak bermanfaat. Bahkan, dia tertipu dengan ilmunya.

Tidak ada kerugian yang lebih besar daripada rosaknya orang alim dengan ilmunya yang diharapkan dapat menyelamatkannya. Kami memohon dengan Allah daripadanya.

Ilmu yang bermanfaat juga ialah ilmu yang diamalkan. Ulama mengumpamakan orang yang menghabiskan banyak waktu menuntut ilmu, duduk selama 40 atau 50 tahun belajar tanpa beramal, seperti orang yang asyik bersuci selama waktu itu dan memperbaharui wuduknya tetapi tidak solat walau satu rakaat.

Ini kerana maksud atau tujuan suatu ilmu ialah beramal dengannya sebagaimana tujuan berwuduk adalah untuk melakukan solat.

Berkata sebahagian ulama:

"Kalaulah ilmu tanpa takwa itu penentu suatu kemuliaan, nescaya semulia-mulia makhluk Allah ialah iblis".

Oleh : PANEL PENYELIDIKAN YAYASAN SOFA, NEGERI SEMBILAN

Relevansi Ilmu Kejiwaan Kuno

Ketika memeriksa alasan di balik penyakit seseorang, Dokter Tiongkok menggolongkannya ke dalam empat penyebab, yakni penyebab internal, eksternal, non-internal, dan non-eksternal.

Penyebab eksternal berkaitan dengan perubahan enam pola cuaca, yang meliputi angin, api, panas, kelembaban, kekeringan, dan dingin.

Sebaliknya, penyebab internal berkaitan dengan perubahan dalam tujuh emosi: kebahagiaan, kemarahan, kekhawatiran, kebimbangan, kedukaan, ketakutan, dan keterkejutan.

Untuk faktor non-eksternal dan non-internal, penyakit tidak berkaitan dengan cuaca atau perubahan emosional seseorang tetapi berkaitan dengan penyebab lain seperti makan terlalu banyak, mengonsumsi makanan tercemar, tergores oleh benda tajam, atau digigit binatang.

Ketujuh emosi kita dapat menyebabkan kerugian terhadap lima organ tubuh dan oleh karena itu dapat menyebabkan berbagai macam penyakit. Kegembiraan dapat menyebabkan penyakit jantung; kemarahan dapat menyebabkan penyakit hati; khawatir yang berlebihan dapat menyebabkan masalah limpa; kesedihan dapat menyebabkan masalah paru-paru; shock dan ketakutan dapat menyebabkan penyakit ginjal.

Sebagai tambahan, setiap organ dari kelima organ internal tubuh mewakili lima elemen. Pengobatan Tiongkok mengambil jalur yang spesifik dalam mengobati berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh emosi dengan memperbaiki keseimbangan lima elemen. Walaupun oleh pengobatan modern, hal ini mungkin dimasukkan dalam perawatan psikiatris, ada perbedaan penting antara perawatan-perawatan nya.

Dalam kasus ini ketika Wen Zhi, Hua Tuo, dan Zhang Zhi He menggunakan kemarahan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, pasien mereka benar-benar terganggu oleh masalah limpa. Pada pengobatan Tiongkok, "hati mewakili kemarahan dan limpa mewakili kekhawatiran". Kemarahan dapat merugikan hati, sedang rasa khawatir yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada limpa.

Para raja dan gubernur di masa lalu, seperti kebanyakan pekerja masa kini, sering harus berhadapan dengan tekanan dan kekhawatiran terhadap kondisi sehari-hari. Karena hati merupakan elemen kayu dan limpa merupakan elemen tanah, kayu dapat mengendalikan bumi, dan dengan begitu seseorang dapat menyembuhkan penyakit limpanya melalui penggunaan elemen kayu dari hati untuk menyeimbangkan kelebihan elemen tanah.

Memahami bagaimana cara bekerja pengobatan tradisional Tiongkok dapat memperluas pilihan perawatan kita. Ini mungkin dapat bermanfaat, karena menyediakan kita cara lain yang sederhana dan efektif untuk merawat berbagai macam penyakit dan mempertahankan hidup. (Hu Nai Wen/The Epoch Times/feb)

DNA Juga Boleh Memacu Potensi Diri

eoxyribunucleic Acid (DNA) selama ini selalu dikenal untuk mengidentifikasi garis keturunan. Padahal, DNA tak hanya bisa dipelajari dari sisi medis. Psikolog Miriati, Psi, mengungkapkan, DNA juga bisa disorot dari ilmu Psikologi. Apa manfaatnya? Ternyata, DNA bisa dioptimalkan untuk membangkitkan potensi diri. Mau tahu, bagaimana mengaktifkan DNA?

DNA terdiri dari zat kimia yang sifatnya basah yaitu adenine, guanine, cytosine dan thymine yang melekat pada fosfor dan gula. Bentuknya seperti tangga elips, memutar. Menurut Miriati, setiap manusia memiliki DNA/gen yang mempunyai potensi serupa. Memberikan pengaruh positif atau negatif, tergantung bagaimana pengaktifan oleh masing-masing individu.

"DNA itu terdapat di setiap inti sel tubuh. Semua manusia memilikinya. Perbedaannya, hanya karena masing-masing punya pilihan dan keinginan yang berbeda. Selain itu disebabkan masih adanya gen yang padat dan belum mencair. Sehingga, perlu di- on -kan," ujar Miriati, pada diskusi Mengoptimalkan Potensi Diri melalui Pengaktifan DNA/Gen, di MP Book Point, Jakarta Selatan, Kamis (10/9).

"Dengan kehadiran gen/DNA, setiap orang punya bakat dan potensi yang sama. Catatannya, harus membuka diri dengan berbagai kesempatan," lanjutnya.

Miriati mencontohkan, sikap penolakan selalu menjadi respon awal bila disodorkan sebuah kesempatan. Padahal, tawaran ini seharusnya direspon secara positif dan yakin bahwa setiap orang bisa melakukannya, meskipun tanpa pengalaman. Ketika kesempatan direspon positif, jelas Miriati, maka gen akan hidup.

"Setiap orang punya potensi, berapapun usianya. Untuk memaksimalkan potensi, setiap orang harus berpikir positif, bahwa dia bisa. Setiap orang punya muatan gen yang sama, tergantung bisa dibuka atau tidak. Kalau negative thinking , gen tidak akan terbuka," papar Miriati.

Bagaimana mengaktifkan DNA untuk potensi diri?

Ada beberapa cara untuk mengaktifkan DNA. Miriati memaparkan, setidaknya ada 6 karakter positif yang bisa ditumbuhkan pada setiap individu. Pertama, membuka diri untuk menyerap wawasan yang luas. Wawasan yang luas akan merangsang keinginan. Kedua, dengan keinginan atau dreams, bisa membangkitkan energi positif dalam diri.

Tak hanya dari diri sendiri, menghidupkan DNA juga bisa distimulus dari lingkungan sekitar. Cara ketiga, menginspirasi momen yang dijumpai.

"Seseorang bisa mengandalkan dirinya sendiri dengan apa yang ada didirinya. Dimanapun, kita bisa terinspirasi asal dalam hidup menghadirkan consciousness sehingga kita bisa memaknai suatu peristiwa," ujarnya.

Keempat, selalu berpikir positif, grab it first and do it ! Artinya, selalu berpikir positif atas setiap kesempatan baru. Dan kelima, selalu melakukan latihan terus menerus sehingga pengaktifan DNA akan bisa dimunculkan secara spontan dan berimplikasi positif bagi potensi diri.

Miriati juga mengingatkan, jika memiliki mimpi atau keinginan, berbagilah dengan orang-orang yang diyakini bisa memberikan dorongan. Dorongan positif yang yang didapatkan akan memacu DNA aktif. "Jangan cerita sama orang yang belum-belum sudah memadamkan semangat Anda," kata Miriati.
__._,_.___
Reply to sender | Reply to group

Harun Ar-Rasyid

alam usia yang relatif muda, Harun Ar-Rasyid yang dikenal berwibawa sudah mampu menggerakkan 95 ribu pasukan beserta para pejabat tinggi dan jenderal veteran. (SuaraMedia News)
Era keemasan Islam (The Golden Ages of Islam) tertoreh pada masa ke pemimpinannya. Perhatiannya yang begitu besar terhadap kesejahteraan rakyat serta kesuksesannya mendorong perkembangan ilmu pengetahuan, tekonologi, ekonomi, perdagangan, politik, wilayah kekuasaan, serta peradaban Islam telah membuat Dinasti Abbasiyah menjadi salah satu negara adikuasa dunia di abad ke-8 M.

Amir para khalifah Abbasiyah itu bernama Harun Ar-Rasyid. Dia adalah raja agung pada zamannya. Konon, kehebatannya hanya dapat dibandingkan dengan Karel Agung (742 M - 814 M) di Eropa. Pada masa kekuasaannya, Baghdad ibu kota Abbasiyah - menjelma menjadi metropolitan dunia. Jasanya dalam bidang ilmu pengetahuan dan peradaban hingga abad ke-21 masih dirasakan dan dinikmati masyarakat dunia.

Figur Harun Ar-Rasyid yang legendaris ini terlahir pada 17 Maret 763 M di Rayy, Teheran, Iran. Dia adalah putera dari Khalifah Al-Mahdi bin Abu Ja’far Al-Mansur khalifah Abbasiyah ketiga. Ibunya bernama Khaizuran seorang wanita sahaya dari Yaman yang dimerdekakan dan dinikahi Al-Mahdi. Sang ibu sangat berpengaruh dan berperan besar dalam kepemimpinan Al-Mahdi dan Harun Ar-Rasyid.

Sejak belia, Harun Ar-Rasyid ditempa dengan pendidikan agama Islam dan pemerintahan di lingkungan istana. Salah satu gurunya yang paling populer adalah Yahya bin Khalid. Berbekal pendidikan yang memadai, Harun pun tumbuh menjadi seorang terpelajar. Harun Ar-Rasyid memang dikenal sebagai pria yang berotak encer, berkepribadian kuat, dan fasih dalam berbicara.

Ketika tumbuh menjadi seorang remaja, Harun Ar-Rasyid sudah mulai diterjunkan ayahnya dalam urusan pemerintahan. Kepemimpinan Harun ditempa sang ayah ketika dipercaya memimpin ekspedisi militer untuk menaklukk Bizantium sebanyak dua kali. Ekspedisi militer pertama dipimpinnya pada 779 M - 780 M. Dalam ekspedisi kedua yang dilakukan pada 781-782 M, Harun memimpin pasukannya hingga ke pantai Bosporus. Dalam usia yang relatif muda, Harun Ar-Rasyid yang dikenal berwibawa sudah mampu menggerakkan 95 ribu pasukan beserta para pejabat tinggi dan jenderal veteran. Dari mereka pula, Harun banyak belajar tentang strategi pertempuran.

Sebelum dinobatkan sebagai khalifah, Harun didaulat ayahnya menjadi gubernur di As-Siafah tahun 779 M dan di Maghrib pada 780 M. Dua tahun setelah menjadi gubernur, sang ayah mengukuhkannya sebagai putera mahkota untuk menjadi khalifah setelah saudaranya, Al-Hadi. Pada 14 Septempber 786 M, Harun Ar-Rasyid akhirnya menduduki tahta tertinggi di Dinasti Abbasiyah sebagai khalifah kelima.

Harun Ar-Rasyid berkuasa selama 23 tahun (786 M - 809 M). Selama dua dasawarsa itu, Harun Al-Rasyid mampu membawa dinasti yang dipimpinnya ke peuncak kejayaan. Ada banyak hal yang patut ditiru para pemimpin Islam di abad ke-21 ini dari sosok raja besar Muslim ini. Sebagai pemimpin, dia menjalin hubungan yang harmonis dengan para ulama, ahli hukum, penulis, qari, dan seniman.

Ia kerap mengundang para tokoh informal dan profesional itu keistana untuk mendiskusikan berbagai masalah. Harun Ar-Rasyid begitu menghagai setiap orang. Itulah salah satu yang membuat masyarakat dari berbagai golongan dan status amat menghormati, mengagumi, dan mencintainya. Harun Ar-Rasyid adalah pemimpin yang mengakar dan dekat dengan rakyatnya. Sebagai seorang pemimpin dan Muslim yang taat, Harun Ar-Rasyid sangat rajin beribadah. Konon, dia terbiasa menjalankan shalat sunat hingga seratus rakaat setiap harinya. Dua kali dalam setahun, khalifah kerap menunaikan ibadah haji dan umrah dengan berjalan kaki dari Baghdad ke Makkah. Ia tak pernah lupa mengajak para ulama ketika menunaikan rukun Islam kelima.

Jika sang khalifah tak berkesempatan untuk menunaikan ibadah haji, maka dihajikannya sebanyak tiga ratus orang di Baghdad dengan biaya penuh dari istana. Masyarakat Baghdad merasakan dan menikmati suasana aman dan damai di masa pemerintahannya. Dalam menjalankan roda pemerintahan, Harus Ar-Rasyid tak mengenal kompromi dengan korupsi yang merugikan rakyat. Sekalipun yang berlaku korup itu adalah orang yang dekat dan banyak berpengaruh dalam hidupnya. Tanpa ragu-ragu Harun Ar- Rasyid memecat dan memenjarakan Yahya bin Khalid yang diangkatnya sebagai perdana menteri (wazir).

Harun pun menyita dan mengembalikan harta Yahya senilai 30,87 juta dinar hasil korupsi ke kas negara. Dengan begitu, pemerintahan yang dipimpinnya bisa terbebas dari korupsi yang bisa menyengsarakan rakyatnya. Pemerintahan yang bersih dari korupsi menjadi komitmennya. Konon, Harun Ar-Rasyid adalah khalifah yang berprawakan tinggi, bekulit putih, dan tampan. Di masa kepemimpinannya, Abbasiyah menguasai wilayah kekuasaan yang terbentang luas dari daerah-daerah di Laut Tengah di sebelah Barat hingga ke India di sebelah Timur. Meski begitu, tak mudah bagi Harun Ar-Rasyid untuk menjaga keutuhan wilayah yang dikuasainya.

Berbagai pemberontakan pun tercatat sempat terjadi di era kepemimpinannya. Pemberontakan yang sempat terjadi di masa kekuasaannya antara lain; pemberontakan Khawarij yang dipimpin Walid bin Tahrif (794 M); pemberontakan Musa Al-Kazim (799 M); serta pemberontakan Yahya bin Abdullah bin Abi Taglib (792 M). Salah satu puncak pencapaian yang membuat namanya melegenda adalah perhatiannya dalam bidang ilmu pengetahuan dan peradaban. Di masa kepemimpinannya terjadi penerjemahan karya-karya dari berbagai bahasa.

Inilah yang menjadi awal kemajuan yang dicapai Islam. Menggenggam dunia dengan ilmu pengetahuan dan perabadan. Pada era itu pula berkembang beragam disiplin ilmu pengetahuan dan peradaban yang ditandai dengan berdirinya Baitul Hikmah - perpustakaan raksasa sekaligus pusat kajian ilmu pengetahuan dan peradaban terbesar pada masanya. Harun pun menaruh perhatian yang besar terhadap pengembangan ilmu keagamaan. Sang khalifah tutup usia pada 24 Maret 809 M pada usia yang terbilang muda 46 tahun. Meski begitu pamor dan popularitasnya masih tetap melegenda hingga kini. Namanya juga diabadikan sebagai salah satu tokoh dalam kitab 1001 malam yang amat populer. Pemimpin yang baik akan tetap dikenang sepanjang masa.

Pemimpin yang Prorakyat

Di era modern ini begitu sulit menemukan pemimpin yang benar-benar mencintai dan berpihak kepada rakyatnya. Sosok pemimpin yang mencintai rakyat pastilah akan dicintai dan dikagumi rakyatnya. Salah seorang pemimpin Muslim yang terbilang langka itu hadir di abad ke-8 M. Pemimpin yang pro rakyat itu bernama Khalifah Harun Ar-Rasyid.

Sang khalifah benar-benar memperhatikan dan mengutamakan kesejahteraan rakyatnya. Guna meningkatkan kesejahteraan rakyat dan negara, Harun Ar-Rasyid berupaya dengan keras memajukan perekonomian serta perdagangan. Pertanian juga berkembang dengan begitu pesat, lantaran khalifah begitu mena ruh perhatian yang besar dengan membangun saluran irigasi. Langkah pemerintahan Harun Ar-Rasyid yang serius ingin menyejahterakan rakyatnya itu mendapat dukungan rakyatnya. Kemajuan dalam sektor perekonomian, perdagangan dan pertanian itu membuat Baghdad menjadi pusat perdagangan terbesar dan teramai di dunia saat itu.

Dengan kepastian hukum serta keamanan yang terjamin, berbondong-bondong para saudagar dari berbagai penjuru dunia bertransaksi melakukan pertukaan barang dan uang di Baghdad. Negara pun memperoleh pemasukan yang begitu besar dari perekonomian dan perdagangan itu serta tentunya dari pungutan pajak. Pemasukan kas negara yang begitu besar itu tak dikorup sang khalifah. Harun Ar-Rasyid menggunakan dana itu untuk pembangunan dan menyejahterakan rakyatnya. Kota Baghdad pun dibangun dengan indah dan megah. Gedunggedung tinggi berdiri, sarana peribadatan tersebar, sarana pendidikan pun menjamur, dan fasilitas kesehatan gratis pun diberikan dengan pelayanan yang prima.

Sarana umum lainnya seperti kamar mandi umum, taman, jalan serta pasar juga dibangun dengan kualitas yang sangat baik. Khalifah pun membiayai pengembangan ilmu pengetahuan di bidang penerjemahan dan serta penelitian. Negara menempatkan para ulama dan ilmuwan di posisi yang tinggi dan mulia. Mereka dihargai dengan memperoleh gaji yang sangat ting gi. Setiap tulisan dan penemuan yang dihasilkan ulama dan ilmuwan dibayar mahal oleh negara.

Sangat pantas bila keluarga khalifah dan pejabat negara lainnya hidup dalam segala kemewahan pada zamannya. Sebab, kehidupan rakyatnya juga berada dalam kemakmuran dan kesejahteraan. Tak seperti pemimpin kebanyakan yang hidup dengan kemewahan di atas penderitaan rakyatnya. Sampai kapan pun, sosok Harun Ar-Rasyid layak ditiru dan dijadikan panutan para pemim - pin dan calon pemimpin yang ingin mencitai dan berpihak pada rakyatnya.

Jejak Hidup Sang Khalifah Agung Tahun 763 M : Pada 17 Maret, Harun terlahir di Rayy.
Tahun 780 M : Memimpin pasukan militer melawan Bizantium.
Tahun 782 M: Kembali memimpin pa - suk an melawan Bizantium hingga ke Bos porus.
Tahun 786 M: 14 September saudaranya Al-Hadi - khalifah keempat meninggal dunia.
Tahun 791 M: Harun kembali berperang melawan Bizantium.
Tahun 795 M: Harun meredam pembenrontakan Syiah dan memenjarakan
Musa Al-Kazim. Tahun 796 M: Harun memindahkan istana dan pusat pemerintahan dari Baghdad ke Ar-Raqqah.
Tahun 800 M: Harun mengangkat Ibrahim ibnu Al-Aghlab sebagai gubernur Tunisia.
Tahun 802 M: Harun menghadiahkan dua gajah albino ke Charlemagne sebagai hadiah diplomatik.
Tahun 803 M: Yahya bin Khalid (perdana menteri yang dipecat karena korupsi meninggal dunia.
Tahun 807 M: Kekuatan Harun mengusai Siprus.
Tahun 809 M: Harun meninggal dunia ketika melakukan perjalanan di bagian timur wilayah kekuasaannya. (rpb) www.suaramedia. com

Psikologi Islam

Ali bin Rabban al-Tabari awalnya adalah penganut Zoroaster. Ia lalu memutuskan untuk masuk Islam, karena begitu kagum dengan Alquran. Sang psikolog terkemuka itu mengaku tidak pernah menemukan tulisan maupun bahasa yang lebih hebat dan sempurna dari Alquran. (SuaraMedia News)
Dunia psikologi Islam mengenalnya sebagai pencetus terapi penyakit jiwa. Psikolog legendaris Muslim dari abad ke-9 M itu bernama lengkap Abu al-Hasan Ali ibnu Sahl Rabban al-Tabari. Selain dikenal sebagai seorang psikolog, al-Tabari juga menguasai ilmu lain yakni, fisika dan kedokteran. Namanya tetap dikenang berkat karya-karya tulisnya yang sangat berpengaruh.

Lewat kitab Firdous al-Hikmah yang di tulisnya pada abad ke-9 M, dia telah mengembangkan psikoterapi untuk menyembuhkan pasien yang mengalami gangguan jiwa. Al-Tabari menekankan kuatnya hu bungan antara psikologi dengan kedokteran. Ia berpendapat, untuk mengobati pasien gangguan jiwa membutuhkan konseling dan dan psikoterapi.

Al-Tabari menjelaskan, pasien kerap kali mengalami sakit karena imajinasi atau keyakinan yang sesat. Un tuk mengobatinya, kata al-Tabari, dapat dilakukan me lalui ‘’konseling bijak’‘. Terapi ini bisa dilakukan oleh seorang dokter yang cerdas dan punya hu mor yang tinggi. Caranya de ngan membangkitkan kembali ke percayaan diri pasiennya. Pemi kir annya di abad ke-9 M ternyata masih relevan hingga sekarang.

Psikolog kenamaan itu terlahir pa da 838 M. Ia merupakan keturunan Yahudi Persia yang menganut Zoroas ter. Menurut SN Nasr, dalam karyanya bertajuk Life Sciences, Alchemy and Medi cine al-Tabari semasa hidupnya telah ber pin dah keyakinan menjadi seorang Muslim. Awalnya, dia berasal dari keluarga Yahudi dari Merv di Tabaristan. Karena itu nama belakangnya di tambahkan al-Tabari sesuai dengan nama daerah asalnya. Ia lalu memutuskan hijrah ke dunia Is lam pada saat Khalifah Abbasiyah, Al-Mu’tasim (833-842) berkuasa.

Al-Tabari lalu mengabdi di istana khalifah Dinasti Abbasi yah hingga kepemimpinan al-Mutawakkil (847-861). Al-Tabari berasal dari keluarga ilmuwan. Ayahnya, Sahl Ibnu Bishr merupakan seorang ahli pengobatan, astrolog dan ahli matematika yang terkenal. Dia tergolong keluarga bangsawan dan banyak orang-orang di sekitarnya memanggilnya Raban yang artinya ‘pemimpin kami’.

Sang ayah adalah guru pertama bagi al-Tabari. Dari ayahnya, ia mempelajari ilmu pengobat an dan ka ligrafi. Sebagai seorang pemuda berotak encer, Ali juga sangat mahir berbahasa Suriah dan Yunani. Nama besarnya dicacat dan diabadikan dalam dalam karya muridnya Muhammad Ibnu Zakariya al-Razi alias Rhazes, fisikawan agung.

Al-Tabari dinilai muridnya sebagai seorang guru yang berdedikasi tinggi. Tak heran, jika murid-muridnya juga meraih ke suksesan seperti dirinya, salah satunya al-Razi. Ia mengajari al-Razi ilmu pengobatan saat menetap di wilayah Rai. Lalu dia hijrah ke Samarra dan menjadi sek reta ris nya Mazyar ibnu Marin. Meski begitu, ia kalah pamor dibanding, muridnya al-Razi.

Kitab Firdous al-Hikmah atau (Paradise of Wisdom) merupakan adikarya sang psi kolog. “Ia menghasilkan karya pertamanya dalam bidang pengobatan. Dia merupakan orang pertama yang mengusung ilmu kesehatan anak-anak dan bidang pertumbuhan anak,” ujar Amber Haque dalam bukunya berjudul Psychology from Islamic Perspec tive: Contributions of Early Muslim Scholars and Challenges to Contemporary Muslim Psychologists

Kitabnya yang monumental itu juga diterjemahkannya ke dalam bahasa Suriah. Al-Tabari memiliki dua kompilasi untuk karya nya yang dinamakan Deen-al-Doulat dan Hifdh al-Sehhat. Adikarya sang ilmuwan itu bisa ditemukan di perpustakaan Universitas Oxford, Inggris. Al-Tabari tutup usia pada tahun 870 M, namun namanya hingga kini tetap abadi.

Kitab Firdous al-Hikmah berisi tentang sistem pengobatan yang dibuat dalam tujuh bagian. Buku pertama itu dikategorikan se ba gai ensiklopedia kedokteran dan dibuat da lam tujuh volume dan 30 bagian, dengan total 360 bab.

Dalam kitabnya itu, al-Tabari membagi ilmu pengobatan dalam beberapa bagian, antara lain: ilmu kesehatan anak dan pertumbuhan anak serta psi ko logi dan psikoterapi. Di bagian peng obatan dan psikoterapi, al-Tabari me ne kankan kekuatan antara psikologi dan peng obatan, dan kebutuhan psikoterapi dan kon seling pada pelayanan pengobatan pasien.

Menurut Amber Haque, al-Tabari menuliskan dalam risalahnya, untuk mengobati pasien gangguan jiwa membutuhkan konseling dan dan psikoterapi. Ia melakukan pendekatan terhadap pasien dengan bantuan konseling, atau mencoba pasiennya meng ung kapkan isi hati serta perasaan yang meng gangu.

Ia juga mengajarkan agar para dokter, mem berikan perhatian, tidak hanya dalam bentuk pengobatan, namun juga dalam ben tuk berdialog. Inilah upaya yang diyakini Ali akan membantu suksesnya sebuah pengobatan.

Pemikirannya dalam bidang psikologi banyak mempengaruhi al-Razi. Melalui kitab yang ditulisnya yakni El-Mansuri dan Al-Hawi, al-Razi juga telah berhasil mengungkapkan definisi symptoms (gejala) dan perawatannya untuk menangani sakit men tal dan masalahmasalah yang berhubungan dengan kesehatan mental.

Al-Razi juga tercatat sebagai dokter atau psikolog pertama yang membuka ruang psi kiatri di sebuah rumah sakit di Kota Baghdad. Pemikir Muslim lainnya di masa ke emas an Islam yang turut menyumbangkan pe mikirannya untuk pengobatan penyakit ke jiwaan adalah Al-Farabi. Ilmuwan termasyhur ini secara khusus menulis risalah terkait psikologi sosial dan berhubungan dengan studi kesadaran.

Hingga kini, sebanyak lima karya al-Tabari masih tetap tersimpan di perpustakaan. Dr Mohammed Zubair Siddiqui telah membandingkan dan mengedit manuskrip karya al-Tabari. Dalam kata pengantarnya, Siddiqui mengaku sangat kagum dengan karya sang ilmuwan dari abad ke-9 M itu. Menurut dia, buah pikir al-Tabari sungguh sangat berguna.

Alquran di Mata Al-Tabari

Ali bin Rabban al-Tabari awalnya adalah penganut Zoroaster. Ia lalu memutuskan untuk masuk Islam, karena begitu kagum dengan Alquran. Sang psikolog terkemuka itu mengaku tidak pernah menemukan tulisan maupun bahasa yang lebih hebat dan sempurna dari Alquran.

Pengakuan al-Tabari terhadap kehebatan Alquran itu dikutip MSM Saifullah dalam karyanya bertajuk Topics Relating to The Qur’an: I’jaz, Grammarians & Jews. “Apa yang dikatakan Quran itu adalah benar. Kenyataannya adalah saya tidak menemukan satu bukupun, dalam bahasa Arab dan Persia serta dalam bahasa India atau Yunani yang sempurna seperti Alquran,’‘ tuturnya.

ADIKARYA KARYA SANG PSIKOLOG
1. Firdous al-Hikmah (“Paradise of Wisdom”)
2. Tuhfat al-Muluk (“The King’s Present”)
3. Hafzh al-Sihhah (“The Proper Care of Health”), mengikuti pengarang Yunani dan Indian.
4. Kitab al-Ruqa (“Book of Magic or Amulets”)
5. Kitab fi al-hijamah (“Treatise on Cupping”)
6. Kitab fi Tartib al-‘Ardhiyah (“Treatise on the Preparation of Food”).(rpb) SuaraMedia.Com
__._,_.___
Reply to sender | Reply to group

Karl Zameer Adzim

6 Disember lepas ketika berceramah di Felda Pasir Raja, telefon bergetar banyak kali...lepas ceramah terus tengok ada 5 'miss called' dari Era Hanim, isteri di rumah. Sebaik sahaja selesai ceramah, orang ramai datang berkerumun bersalam... sementara Sani dan Yasir yang memang sudah kepenatan kerana jadual yang bersambung -sambung untuk perjalanan jauh sibuk menjual VCD untuk tampung perbelanjaan minyak, tol dan makan minum.

Cari ruang terpencil sikit telefon Era. Dia kata ok lagi tapi lambat lagi ke balik.... Hati mula risau kerana Era menunggu hari. Cuma risau kurang sikit kerana Era di rumah, papa dan mama di Seremban, jika 'urgent' sangat papa mungkin boleh hantar ke hospital.

Ramai geng anak muda yang hadir malam itu. Kesempatan tidak harus dilepaskan, walaupun dalam mula hati risau namun Zabidie, Lan, Aidil, 'pentol' dan 'geng nakal' lain perlu diajak bersembang untuk sama saling memberi semangat dan idea dalam gerakan. Anak muda ini tidak pernah mimpin nak projek besar...mereka tak pernah idam nak jawatan penting tetapi mereka nak berjuang maka zalim rasanya untuk 'kedekut' sedikit masa buat mereka.

Sembang sambil menghirup kopi 'baginda' membawa ke jam hampir 2 pagi. Alhamdunillah syukur dalam keadaan 'kewangan' yang agak parah tiba - tiba ada hamba Allah yang tidak dikenali membayar semua minuman kami.....terima kasih!!!

Perjalanan dimulakan dengan Sani bawa kereta, Yasir duduk di belakang tertidur dengan cd zikir Ust.Akhil Hay yang baru dibelinya tadi. Seperti biasa che'GuBard on netbook untuk menulis sesuatu... tiba - tiba Sani bertanya 'kita kat mana ni...?'

Hahaha.... Sani sesat... terpaksa patah balik ambil dekat 20 minit... Sani yang memang keletihan dan nanti 9pagi pula dia kena pergi kerja pagi hanya mampu bertahan sehingga R & R Pagoh. Yasir terlalu lena di belakang. cheGuBard ambil alih pemanduan kerana tak nak buang masa.... dua teman tidak tahu yang cheGuBard tengah risau.... tak apa lah biar mereka tidur dah terlalu letih...

Teman - teman yang ikut bantu bawa kereta tak pernah cheGuBard bayar...tetapi mereka hadir membantu secara suka rela... wang jualan seperti cd sedikit untuk menampung tol, minyak dan makan minum... kadang - kadang ada penganjur yang sedikit mampu ada menghulur sedikit wang minyak...itupun 'kadang - kadang'.... tapi sebagai tanggungjawab diangkat sebagai pemimpin maka tiada alasan untuk berkata tidak apabila diminta turun...

cheGuBard memandu dalam kepala yang penuh berfikir.... risau... bukan takat risaukan yang Era nak bersalin kena cepat sampai tetapi fikirkan banyak benda... wang yang sepatutnya untuk Era bersalin telah digunakan untuk bilik gerakan anak muda di Bagan Pinang. Mujur Anuar Md Nor teman lama meminjamkan sedikit wang untuk wang hospital... tetapi barang bayi semua belum beli....

Kad kridit pula dah limit dan hutang makin meningkat faedahnya... Kad Kridit che'GuBard guna semata - mata untuk minyak... patutnya masa 8 bulan pakai kad kridit tempoh hari terasa sedikit mewah hahahahaaa.. .. pergi ceramah lepas jualan cd tolak duit belanja makan dan tol masih ada baki terlepas pandang minyak dibayar guna kad kridit... perjalanan cheGuBard sebulan wang minyaknya hampir seribu... kerana hampir tiap hari 'travel' keluar...

Haha..Umno kata pemimpin Pakatan Rakyat suka pilihanraya kecil.... mereka tak tahu hakikatnya semua pilihanraya kecil telah mensifarkan akaun bank che'GuBard.

Kereta pula dah 3 bulan lebih tak bayar...cuma Alhamdunillah pegawai Bank tempat pinjaman dibuat agak prihatin bantu lewatkan keluar surat tarik... namun Jumaat lepas dah terima panggilan dari bank memberi tahu kalau tak bayar Isnin nanti surat terpaksa keluar...

Argh....!! berat kepala... tiba - tiba sebaik sahaja melepasi tol Ayer Keroh telefon bergetar lagi... Era telefon !! katanya sakit sangat mungkin dah tiba masa... Ya Allah... kelajuan ditambah hampir ke tahap maksimum yang menyebabkan Yasir dan Sani terjaga...

Sani sendiri beritahu tak payah hantar ke rumahnya di Senawang cukup terus turun di tol Rasah dekat dengan Bukit Chedang dia akan usaha dengan Yasir untuk balik.... che'GuBard cukup tersentuh sahabat amat memahami....

Tiba di rumah mama papa di Bukit Chedang, terus angkat che'Nur tidurkan ke dalam kereta, bawa Era terus menuju ke Hospital Pakar AnNur, Bandar Baru Bangi... dalam perjalanan kepala makin berat berfikir, panik sedikit kerana mengikut jangkaan lagi dua minggu baru bersalin maka sempat dicarikan kewangan untuk beli barangan bayi dan lain - lain...namun nampaknya Karl mahu cepat!..

Entah panik sangat .... sehingga sms melalut dihantar pada Azizi...ternyata dia juga tidak tidur...

Sampai di Hospital doktor kata perlu tunggu untuk sakit bersalin datang lebih kerap... Era kata takpalah kita balik dulu kerana kalau masuk Hospital sekarang caj wad akan dikenakan lebih sehari...tunggu hingga lepas 9 pagi baru ke hospital... Era amat memahami kedudukan..

Balik solat subuh, urus cheNur yang baru terjaga... jam 9pagi tepat Era bagi tahu dah tak tahan sangat... che'GuBard terus bawa Era... sampai Hospital terus masuk dewan bersalin.... mujur tingkap dewan bersalin betul mengadap depan tempat letak kereta.. dalam keadaan melayan Era sakit bersalin dan terpaksa asyik mengintai kereta yang risau kalau - kalau ditarik... Era tak tahan sakit... Doktor datang tanya kena pakai 'epidural' sejenis bius untuk bersalin ... Era tak nak bisiknya harga bius itu mahal... namun che'GuBard kata dengan doktor itu ' ok epidural..'

Alhamdunillah. .. jam 10.14 pagi, Karl Zameer Adzim lahir..... cheGuBard azankan di telinga kanan dan qamat di telinga kiri tanpa sedar air mata cheGuBard juga mengalir...

cheGuBard hantar sms maklumkan kelahiran Karl kepada beberapa orang, Azizi maklumkan juga pada yang lain... ada beberapa sms 'tahniah' masuk cuma Dato Husam Musa yang menelefon mengucapkan tahniah dan tanya khabar...

Petang itu Doktor maklumkan Karl ada alahan terpaksa ditahan 24 jam untuk pemerhatian, Era Alhamdunillah sihat namun kena juga 'berkubu' di wad bersama Karl.

Sebaik sahaja semuanya selamat che'GuBard terus pulang dan 'adjust' semua benda untuk membolehkan keluar membeli sedikit barang keperluan bayi.

Selepas hari kedua doktor maklumkan Karl kena demam kuning teruk mungkin kena tahan dalam seminggu dua.... cheGuBard dah tersandar rasanya ...Ya Allah mana nak cari duit.... ?

Namun hari ketiga Era buat keputusan tak apalah kita jaga Karl dirumah sahaja kerana tak akan termampu membayar kesemua kos jika terus di hospital... di saat itulah rasanya air mata menitis.... Kali pertama che'GuBard rasa diri ini tak segagah cheGuevara.. ..

Memang pernah Era cadang untuk bersalin di Hospital biasa namun che'GuBard berkeras untuk dia bersalin di An Nur selain dari lebih berkualiti ...apa salahnya Era yang telah banyak susah diberi layanan 'sedikit' sempurna ketika melahirkan zuriat....

namun...

Selama ini cheGuBard korbankan semua yang ada pada diri ini untuk 'rakyat' ....che'GuBard tak pernah rasa pentingkan diri... tapi kali ini che'GuBard terperangkap dalam rasa ego pentingkan 'rakyat' sehingga korbankan insan-insan yang paling dekat...

Ego terus dihimpit lagi apabila Sani, Azizi dan Yasir pula hadir menghulurkan bantuan tunai yang che'GuBard pun tak tahu mereka pinjam mana kerana yakin mereka juga dalam keadaan yang amat tidak mampu.... namun itulah komrad perjuangan.. ..

Namun melihat Era terus bersemangat Bard menjadi kuat... Karl boleh pulang walaupun doktor kata tidak boleh... doktor mungkin tidak tahu Karl juga 'pejuang'!!! !

Alhamdunillah hari ini Karl sudah dua minggu.... dia makin sihat...

Dia perlu faham perjuangan adalah perlaksanaan kata - kata... dia dilahirkan sebagai pejuang... cheGuBard akan besarkan dia InsyaAllah sebaik mungkin sebelum pulangkan semula ke tengah 'rakyat' untuk dia sama melawan penindasan.. ...

Lahirlah Karl dengan semangat marhaenis bangkit melawan atas nama kelas rakyat !!! Dia dilahirkan dalam kepayahan tersendiri.. .. dia anak rakyat...

Dalam mengharung getir perjuangan ini dengan menyeret keluarga tiba - tiba terbaca satu artikel fitnah dari seorang penulis upahan Umno yang gunakan nama 'Ruang Bicara Faisal' yang menulis kononya che'GuBard dapat gaji RM13,000 sebulan dan menggunakan kereta mercerdis.

Tahniah pada penulis yang berselindung di balik internet tanpa berani menyiarkan identiti dan menyerang dengan fitnah.....teruskan lah...

Memang ketika ini ada yang sedang 'menangguk hasil' .... memang pada masa ini ada yang tak pernah kenal lokap dan rotan polis sedang sibuk mencatur... memang pada ketika ini ada yang satu ketika dahulu lari dari perjuangan datang kembali mengutip 'hasil'.... namun bagi cheGuBard kalau nak merajuk memang boleh.... tetapi itu semua bukan matlamat... che'GuBard citakan revolusi... ia satu jalan panjang dan berduri...

che'Nur Zaima Jahida dan Karl Zameer Adzim membesarlah kamu agar satu hari nanti dapat berdiri di tengah massa sambung apa yang papa mungkin tak sempat lihat !!!! Buat masa sekarang biarlah kita susah asal jangan jadi hamba pemikiran kapitalis penjajah rakyat...

Anak pertama (perempuan) diberi nama che'Nur Zaima Jahida dgn semangt cahaya che'Guevara (che'Nur) & Ket. Pejuang Jihad Wanita (Zaima Jahida) dan kali ni anak ke dua (lelaki) dgn nama Karl Zameer Adzim sempena nama pemikir pmbela 'ekonomi' rakyat Karl Max & Zameer Adzim maksud pmimpin Agong...... bau revolusi rakyat makin kuat mengharum!!!

Sempurna


Salam... Kali ni aku cuba bawakan satu bentuk kefahaman tentang persamaan tentang manusia dan solat..

InsyaAllah segala yg akan aku tulis ini adalah sekadar kemampuan ilmuku dan bukanlah semestinya betul atau tepat..cume menurut pengajian dan pembelajaran serta pemahamanku..

Harap dapat membantu sedikit sebanyak..

Sebelum kita pergi lebih jauh lagi, cuba kita fahami dahulu tentang 2 perkara yg aku ingin sampaikan..Manusia dan Solat..

Manusia menurut tafsiranku ialah suatu jasad yg mempunyai bentuk fizikal dan mempunyai roh serta dibekalkan aqal untuk berfikir...

Solat menurut tafsiranku ialah suatu tuntutan yg disyariatkan oleh Alah swt kepada manusia yg beragama Islam

Secara ringkasnya begitulah tafsiranku..

Apakah punya persamaan antara manusia dan solat..??

Ada, jawab aku...

Mari kita saksikan adakah benar dakwaanku..

1) Manusia mempunyai jasad dalam bentuk fizikal...Solat juga ada bentuk fizikal..

2) Manusia punya roh didalam jasad...Solat juga ada roh...

Inilah kemuncak posting aku kali ini..Dimana solat juga punya roh tersendiri..

Manusia yg berjasad tetapi tidak mempunyai roh, adakah dia boleh hidup seperti mana manusia biasa yg lain..

Mestilah tidak...Ini kerana jasad manusia memerlukan roh untuk menjadikannya sempurna sebagai seorang manusia....yang menjalankan aktiviti kita semua adalah roh kita, menggunakan perantaraan jasad manusia..

Kita katakan yang bercakap itu roh, bukan lidah/mulut..Dengan menggunakan perantaraan lidah/mulut..secara hakikatnya..

Jadi....Sempurnalah penciptaan manusia...

Begitu juga dengan solat.....Disini aku nyatakan kenapa solat kita perlu mempunyai roh...Ini kerana persamaan yg ada pada solat dan manusia adalah pada rohnya..

Jika manusia xder roh = tidak sempurna/tidak ada gunanya..
Jika solat xder roh = tidak sempurna/tidak ada gunanya..

Jadi samalah kedua-duanya..

Roh yg dimaksudkan yg perlu ada pada solat ialah KHUSYUK..

Khusyuk adalah roh bagi solat dan elemen terpenting bagi solat..

Tanpa roh, solat tidak akan berfungsi sebagaimana yg di syariatkan/ditentukan oleh Allah S.W.T..

Firman Allah yang bermaksud...

" Solat itu tiang agama "

" Sesungguhnya solat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar "

Bagaimana solat boleh menjadi tiang agama/boleh mencegah dari perbuatan keji atau mungkar jika tidak dimasukkan roh kedalamnya..

Disini aku bawakan suatu Hadis berkisarkan masalah solat dan khusyuk...

" Pada suatu ketika di zaman Rasulullah S.A.W, datang seorang pemuda mengadu pada baginda tentang permasalahan sahabatnya yg berbuat maksiat..Sedangkan sahabatnya itu bersolat..lalu tanya Rasulullah adakah sahabatnya itu khusyuk dalam solatnya..Jawab pemuda itu, sahabatnya solat dengan kusyuk..Rasulullah bersabda, biarkan dia....Sesudah sebulan datang kembali pemuda itu dan berkata, sesungguhnya kata2mu benar ya Rasulullah..Sahabatku itu sudah meninggalkan kemaksiatan yg dilakukannya dahulu.."(Auqomaqol)

Ini bermaksud solat yg khusyuk dan sempurna dapat mencegah manusia dari melakukan kemasiatan dan perkara2 yg dilarang oleh Agama..Serta mereka akan berjaya di dunia dan di Akhirat..

Kesimpulannya disini bahawa...tanpa roh, manusia/solat tidak akan jadi sempurna seperti yg dikehendaki oleh Nya...

Jadi sama2 lah kita mencari dan berusaha untuk menggapai khusyuk dalam solat..Hanya kerna orang2 yg khusyuk dalam solatnya sahaja yg akan selamat didunia dan di akhirat..

Wallahualam...

Penulis: toyyoi86

zakat pendapatan

Assalamualaikum w.b.t.,

Terdapat beberapa pendekatan yang perlu semasa mengeluarkan zakat, supaya tuntutan semula rebat cukai pendapatan dilakukan tanpa sebarang masalah. Apakah rebat zakat dibenarkan untuk jumlah cukai pendapatan yang dikenakan? Bagaimana memaksimakan cukai pendapatan dilunaskan kepada zakat dengan kaedah pelarasan yang dibuat keatas zakat-zakat lain? Sila fahami kaedah perlaksanaanya supaya dapat memaksimakan zakat berbnding cukai pendapatan. Ianya dijelaskan oleh Pusat Zakat Selangor seperti artikel di bawah. Sila dapatkan nasihat dari amil-amil bertugas supaya anda boleh menuntut rebat zakat semaksima yang boleh.

Selaraskan cukai dengan:

a) Zakat Pendapatan
b) Zakat Wang Simpanan
c) Zakat KWSP
d) Zakat Pelaburan
e) Lain-lain zakat

[LEBIH LANJUT KLIK SINI]

Wassalam

Why cancel credit card

Salam,

Sebabnya :

a. Untuk meminjam duit dari isteri, suami perlu mengisi borang permohonan rasmi. dan perlu mengikut prosidur yang ketat. Permohonan mestilah dikemukakan pada hari dan waktu bekerja seperti di pejabat juga dan permohonan mestilah dikemukakan tidak kurang dari 14 hari dari tarikh diperlukan.

b. Jika untuk keperluan kecemasan atau keperluan segera, suami perlu memberikan alasan dan jawapan yang cukup kemas dan teratur tidak kurang dari 2,500 perkataan. Jawapan mestilah dalam bentuk karangan dan ayat-ayat mestilah menepati spesifikasi Pepereksaan SPM. Malah ada isteri-isteri yang menetapkan rating jawapan seperti soalan STPM atau Diploma/ Ijazah, bergantung kepada kelulusan akademik isteri-isteri berkenaan.

c. Pinjaman mesti ada kolateral sebagai cagaran atau sandaran seperti geran tanah, rumah, kereta, saham atau bond. Pinjaman yang tidak di lunaskan mengkiut terma-terma pinjaman, boleh menyebabkan cagaran berkenaan terlucut hak milik.

d. Kegagalan suami menjelaskan pinjaman di masa-masa lepas (historical record as bad paymaster) juga boleh menyebabkan pinjaman sukar atau tidak dapat diluluskan terutama sekali jika nama-nama suami tersenarai dalam CTOS atau CCRIS.

Berdasarkan kepada sebab-sebab yang dinayatakan seperti di atas, maka sebagai pemudah cara adalah lebih wajar para suami hilangkan muka tebal dengan meminjam dari kawan-kawan daripada melalui pelbagai birokrasi yang telah ditetapkan oleh isteri-isteri mereka. Buat pinjaman dengan bank atau koperasi pun lebih mudah.

Kenapa Dyah tanya soalan seperti ini. Dyah nak pinjamkan duit pada saya ke? Jika ada hajat nak pinjamkan duit, saya amat mengalu-alukannya. Please do not hesitate to contact me soonest and I thank you for your favorable and prompt response.


Sekian dan wassalam,